Minggu, 18 April 2010

tugas 6

1) Apa yang dimaksud dengan motivasi ?
jawab: Motivasi adalah dorongan untuk mencapai tujuan tertentu. Dorongan itu bisa saja berbentuk: antusiasme, harapan dan semangat. Semua yang kita lakukan setiap hari senantiasa dibayangi oleh adanya motivasi. Misalnya, seorang guru yang mengajar tentu saja memiliki motivasi mengajar, begitu pula seorang atlet memiliki motivasi bertanding, seorang pelajar dengan motivasi belajar, dan lain sebagainya.

2) Gambarkan framework (kerangka kerja ) dari motivasi ?
  • Nomor 5 kebutuhan aktualisai diri
  • Nomor 4 kebutuhan harga diri
  • Nomor 3 kebutuhan sosial
  • Nomor 2 kebutuhan keamanan
  • Nomor 1 kebutuhan fisiologis

3) Gambarkan teori hirarki kebutuhan dari Maslow ?
jawab: Lima (5) kebutuhan dasar Maslow – disusun berdasarkan kebutuhan yang paling penting hingga yang tidak terlalu krusial :

a) Kebutuhan Fisiologis

Contoh : Sandang / pakaian, pangan / makanan, papan / rumah, dan kebutuhan biologis seperti buang air besar, buang air kecil, bernafas, dan lain sebagainya.

b) Kebutuhan Keamanan dan Keselamatan

Contoh : Bebas dari penjajahan, bebas dari ancaman, bebas dari rasa sakit, bebas dari teror, dan lain sebagainya.

c) Kebutuhan Sosial

Contoh : Memiliki teman, memiliki keluarga, kebutuhan cinta dari lawan jenis, dan lain-lain.

d) Kebutuhan Penghargaan

Contoh : Pujian, piagam, tanda jasa, hadiah, dan banyak lagi lainnya.

e) Kebutuhan Aktualisasi Diri : kebutuhan dan keinginan untuk bertindak sesuka hati sesuai dengan bakat dan minatnya.

4) Jelaskan teori dua faktor dalam motivasi dari Herzberg ?

jawab:

Ketidakpuasan dan kepuasan muncul dari 2 faktor yang berbeda, yaitu:
a) Faktor penyebab ketidakpuasan /Faktor hygiene
Yaitu mempengaruhi konteks tempat pekerjaan dilakukan
Contoh : Gaji, kondisi kerja dan kebijaksanaan perusahaan

b) Faktor penyebab kepuasan /Faktor yang memotivasi
Yaitu berkaitan dengan isi pekerjaan dan imbalan prestasi kerja
Contoh : Prestasi, pengakuan, tanggungjawab dan kemajuan

5) Jelaskan teori ekpektasi sebagai model dari motivasi ?

jawab: Bahwa orang memilih bagaimana bertindak dari berbagai alternatif tingkahlaku,berdasarkan harapannya apakah ada keuntungan yang diperoleh dari tiap tingkah laku.

Kamis, 15 April 2010

Pengolahan air limbah

Pembuangan air limbah baik yang bersumber dari kegiatan domestik (rumah tangga) maupun industri ke badan air dapat menyebabkan pencemaran lingkungan apabila kualitas air limbah tidak memenuhi baku mutu limbah. Sebagai contoh, mari kita lihat Kota Jakarta. Jakarta merupakan sebuah ibukota yang amat padat sehingga letak septic tank, cubluk (balong), dan pembuangan sampah berdekatan dengan sumber air tanah. Terdapat sebuah penelitian yang mengemukakan bahwa 285 sampel dari 636 titik sampel sumber air tanah telah tercemar oleh bakteri coli. Secara kimiawi, 75% dari sumber tersebut tidak memenuhi baku mutu air minum yang parameternya dinilai dari unsur nitrat, nitrit, besi, dan mangan.

Trickling Filter
Trickling filter. Sebuah trickling filter bed yang menggunakan plastic media.

Bagaimana dengan air limbah industri? Dalam kegiatan industri, air limbah akan mengandung zat-zat/kontaminan yang dihasilkan dari sisa bahan baku, sisa pelarut atau bahan aditif, produk terbuang atau gagal, pencucian dan pembilasan peralatan, blowdown beberapa peralatan seperti kettle boiler dan sistem air pendingin, serta sanitary wastes. Agar dapat memenuhi baku mutu, industri harus menerapkan prinsip pengendalin limbah secara cermat dan terpadu baik di dalam proses produksi (in-pipe pollution prevention) dan setelah proses produksi (end-pipe pollution prevention). Pengendalian dalam proses produksi bertujuan untuk meminimalkan volume limbah yang ditimbulkan, juga konsentrasi dan toksisitas kontaminannya. Sedangkan pengendalian setelah proses produksi dimaksudkan untuk menurunkan kadar bahan peencemar sehingga pada akhirnya air tersebut memenuhi baku mutu yang sudah ditetapkan.

Parameter Konsentrasi (mg/L)
COD 100 – 300
BOD 50 – 150
Minyak nabati 5 – 10
Minyak mineral 10 – 50
Zat padat tersuspensi (TSS) 200 – 400
pH 6.0 – 9.0
Temperatur 38 – 40 [oC]
Ammonia bebas (NH3) 1.0 – 5.0
Nitrat (NO3-N) 20 – 30
Senyawa aktif biru metilen 5.0 – 10
Sulfida (H2S) 0.05 – 0.1
Fenol 0.5 – 1.0
Sianida (CN) 0.05 – 0.5
Batasan Air Limbah untuk Industri
Kepmen LH No. KEP-51/MENLH/10/1995

Namun walaupun begitu, masalah air limbah tidak sesederhana yang dibayangkan karena pengolahan air limbah memerlukan biaya investasi yang besar dan biaya operasi yang tidak sedikit. Untuk itu, pengolahan air limbah harus dilakukan dengan cermat, dimulai dari perencanaan yang teliti, pelaksanaan pembangunan fasilitas instalasi pengolahan air limbah (IPAL) atau unit pengolahan limbah (UPL) yang benar, serta pengoperasian yang cermat.

Dalam pengolahan air limbah itu sendiri, terdapat beberapa parameter kualitas yang digunakan. Parameter kualitas air limbah dapat dikelompokkan menjadi tiga, yaitu parameter organik, karakteristik fisik, dan kontaminan spesifik. Parameter organik merupakan ukuran jumlah zat organik yang terdapat dalam limbah. Parameter ini terdiri dari total organic carbon (TOC), chemical oxygen demand (COD), biochemical oxygen demand (BOD), minyak dan lemak (O&G), dan total petrolum hydrocarbons (TPH). Karakteristik fisik dalam air limbah dapat dilihat dari parameter total suspended solids (TSS), pH, temperatur, warna, bau, dan potensial reduksi. Sedangkan kontaminan spesifik dalam air limbah dapat berupa senyawa organik atau inorganik.

Teknologi Pengolahan Air Limbah

Tujuan utama pengolahan air limbah ialah untuk mengurai kandungan bahan pencemar di dalam air terutama senyawa organik, padatan tersuspensi, mikroba patogen, dan senyawa organik yang tidak dapat diuraikan oleh mikroorganisme yang terdapat di alam. Pengolahan air limbah tersebut dapat dibagi menjadi 5 (lima) tahap:

  1. Pengolahan Awal (Pretreatment)
    Tahap pengolahan ini melibatkan proses fisik yang bertujuan untuk menghilangkan padatan tersuspensi dan minyak dalam aliran air limbah. Beberapa proses pengolahan yang berlangsung pada tahap ini ialah screen and grit removal, equalization and storage, serta oil separation.
  2. Pengolahan Tahap Pertama (Primary Treatment)
    Pada dasarnya, pengolahan tahap pertama ini masih memiliki tujuan yang sama dengan pengolahan awal. Letak perbedaannya ialah pada proses yang berlangsung. Proses yang terjadi pada pengolahan tahap pertama ialah neutralization, chemical addition and coagulation, flotation, sedimentation, dan filtration.
  3. Pengolahan Tahap Kedua (Secondary Treatment)
    Pengolahan tahap kedua dirancang untuk menghilangkan zat-zat terlarut dari air limbah yang tidak dapat dihilangkan dengan proses fisik biasa. Peralatan pengolahan yang umum digunakan pada pengolahan tahap ini ialah activated sludge, anaerobic lagoon, tricking filter, aerated lagoon, stabilization basin, rotating biological contactor, serta anaerobic contactor and filter.
  4. Pengolahan Tahap Ketiga (Tertiary Treatment)
    Proses-proses yang terlibat dalam pengolahan air limbah tahap ketiga ialah coagulation and sedimentation, filtration, carbon adsorption, ion exchange, membrane separation, serta thickening gravity or flotation.
  5. Pengolahan Lumpur (Sludge Treatment)
    Lumpur yang terbentuk sebagai hasil keempat tahap pengolahan sebelumnya kemudian diolah kembali melalui proses digestion or wet combustion, pressure filtration, vacuum filtration, centrifugation, lagooning or drying bed, incineration, atau landfill.

Pemilihan Teknologi

Pemilihan proses yang tepat didahului dengan mengelompokkan karakteristik kontaminan dalam air limbah dengan menggunakan indikator parameter yang sudah ditampilkan di tabel di atas. Setelah kontaminan dikarakterisasikan, diadakan pertimbangan secara detail mengenai aspek ekonomi, aspek teknis, keamanan, kehandalan, dan kemudahan peoperasian. Pada akhirnya, teknologi yang dipilih haruslah teknologi yang tepat guna sesuai dengan karakteristik limbah yang akan diolah. Setelah pertimbangan-pertimbangan detail, perlu juga dilakukan studi kelayakan atau bahkan percobaan skala laboratorium yang bertujuan untuk:

  1. Memastikan bahwa teknologi yang dipilih terdiri dari proses-proses yang sesuai dengan karakteristik limbah yang akan diolah.
  2. Mengembangkan dan mengumpulkan data yang diperlukan untuk menentukan efisiensi pengolahan yang diharapkan.
  3. Menyediakan informasi teknik dan ekonomi yang diperlukan untuk penerapan skala sebenarnya.
Sedimentation
Sedimentation. Sebuah primary sedimentation tank di sebuah unit pengolahan limbah domestik. Sedimentation tank merupakan salah satu unit pengolahan limbah yang sangat umum digunakan.

Bottomline, perlu kita semua sadari bahwa limbah tetaplah limbah. Solusi terbaik dari pengolahan limbah pada dasarnya ialah menghilangkan limbah itu sendiri. Produksi bersih (cleaner production) yang bertujuan untuk mencegah, mengurangi, dan menghilangkan terbentuknya limbah langsung pada sumbernya di seluruh bagian-bagian proses dapat dicapai dengan penerapan kebijaksanaan pencegahan, penguasaan teknologi bersih, serta perubahan mendasar pada sikap dan perilaku manajemen. Treatment versus Prevention? Mana yang menurut teman-teman lebih baik?? Saya yakin kita semua tahu jawabannya. Reduce, recyle, and reuse.

Rabu, 14 April 2010

tugas 5

1. apa yang anda ketahui tentang konflik? jelaskan menurut pendapat anda?
jawab: konflik diartikan sebagai suatu proses sosial antara dua orang atau lebih (bisa juga kelompok) dimana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan menghancurkannya atau membuatnya tidak berdaya.

2. Apa yang menyebabkan timbulnya konflik diantara kelompok? Jelaskan!
jawab: Konflik yang terjadi antar kelompok biasanya hal yang berhubungan dengan perbedaan dalam memberikan suatu pendapat atau pun perbedaan dalam mencapai suatu tujuan karena setiap orang memiliki pemikiran yang berbeda-beda sehingga dalam suatu kelompok pasti akan selalu terjadi suatu konflik.

3.
mengapa orang beranggap bahwa pertentangan kelompok itu bersifat negatif?
jawab: Karena pertentangan kelompok itu melibatkan banyak individu atau beberapa orang yang memiliki pola pikir yang berbeda, sehingga apabila individu - individu itu tergabung dalam suatu kelompok, akan sulit mengontrol emosi ataupun kegiatan - kegiatan yang dilakukan oleh anggota kelompok tersebut . Dari sulitnya mengontrol emosi tersebut individu -individu dapat melakukan pengerusakan - pengerusakan dimana pun dan kapanpun sehingga mengganggu kenyamanan satu sama lain ..

4. Menurut jenisnya konflik ada 4 yaitu : Personal role conflict, Inter role conflict ,Intersender conflict, Intrasender conflict. Berikan masing - masing contohnya sesuai dengan konflik yang pernah anda alami atau yang pernah anda lihat ?
jawab:
a. Personal role conflict , konflik yang terjadi ketika aktivitas yang diharapkan dari pemegang peran melanggar moral dan nilai yang dimiliki individu tersebut. Contohnya: seseorang yang harus menjual produk dengan harga tinggi, padahal dia sadar bahwa calon konsumennya membutuhkan keuangan untuk ongkos sekolahnya.
b. Inter role conflict, Konflik ini dihasilkan dari persyaratan yang berbeda dari dua atau lebih peran yang harus dijalankan pada saat bersamaan. Contohnya, seorang ibu yang Pegawai Negeri Sipil (PNS) terpaksa harus meninggalkan pekerjaannya, karena harus menjaga anaknya yang dirawat di rumah sakit.
c. Intersender confict, konflik yang terjadi ketika individu-individu pemegang peran dengan harapan yang berbeda saling berinterkasi.Contohnya : seorang karyawan yang bekerja sesuai perintah dengan baik dan ad orang yang puas akan hasilnya, tapi ada juga yang tidak.
d. Intrasender conflict, merupakan konflik yang terjadi dalam individu pemegang peran karena peran yang diterima oleh individu bertentangan atau tidak konsisten dengan harapan pemegang peran. Contohnya: seseorang yang diberikan tugas dan harus melaksanakannhya tetapi dia tidak memiliki orang-orang yang akan membantu dalam tugasnya itu.

5.
mengapa hidup harus ada konflik ? jelaskan menurut anda?
jawab: Mengapa hidup ini harus ada konflik karena tanpa ada konflik dalam hidup kita, kita tidak akan pernah bisa belajar untuk memecahkan suatu masalah dan dengan adanya konflik kita akan semakin dewasa dan mengetahui bagaimana cara pandang dan pendapat orang lain sehingga pengetahuan kita akan semakin bertambah.

TUGAS 4 ( GENAP )

1. Sebutkan suatu contoh spesifik konflik peranan dalam kasus ini.???
Jawab :
Konflik yang ada pada kasus (menghabiskan gaji) yaitu tentang masalah finansial dan seberapa besar kebencian Liem Siaw Bok terhadap pekerjaannya.
Ia merasa pekerjaan yang dijalani sekarang sangat membosankan dan gaji yang ia dapat tidak cukup memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Selain itu istrinya tidak dapat berhemat dalam pengeluaran dan anak – anaknya sering pergi tanpa alasan yang mendasar .
2. Apa pola interaksi dalam Jendela Johari yang dapat menjelaskan hubungan Liem dengan atasannya ?? dengan pengurus serikat buruh ??
Jawab :
Pola interaksi yang ada pada kasus tersebut yaitu Liem Siaw Bok tidak mengetahui atau tidak mempercayai atasannya untuk secara terbuka membicarakan atas masalah – masalahnya kepada atasannya. Sedangkan untuk pengurus serikat buruh , kondisi di tempat kerjanya tidak pantas untuk seorang budak ,apalagi untuk kita sebagai pegawai, kita semua akan bersatu padu bila kontrak atau ikatan kita sekarang berakhir dan menuntut apa yang pantas kita terima, kondisi – kondisi kerja yang lebih baik dan gaji yang besar tentunya.
3. Apa tipe strategi penyelesaian konflik yang dikemukakan oleh serikat buruh? Apakah saudara berpendapat bahwa masalah – masalah sebenarnya yang dihadapi Liem adalah kondisi kerja dan gaji? Mengapa atau mengapa tidak ?
Jawab :
Strategi yang dikemukakan oleh serikat buruh kepada Liem yaitu adalah kita semua akan bersatu padu bila kontrak atau ikatan kita sekarang berakhir dan menuntut apa yang pantas kita terima, kondisi – kondisi kerja yang lebih baik dan gaji yang besar tentunya.
Pendapat saya terhadap masalah yang dihadapi Liem adalah “Ya, tentang kondisi kerja dan gaji”, karena kondisi tempat Liem bekerja tidak pantas untuk menjadi seorang buruh. Gaji yang Liem terima pun sangat rendah di dalam perusahaan manufakturing yang besar. Dan selain itu anak – anak dan istrinya juga tidak dapat diajak untuk bekerja sama dalam menghemat pendapatan dari Gaji Liem..
4. Apabila ada, apa yang dapat dilakukan untuk membantu Liem Siaw Bok dalam hidupnya?? Ingat bahwa jawaban saudara harus masih relevan dengan kerangka manajemen sumber daya manusia.
Jawab :
Ada, Cara yang dapat dilakukan untuk membantu Liem Siaw Bok dalam hidupnya yaitu menurut kami lebih baik Liem mencari pekerjaan baru yang lebih baik dan sesuai dengan prestasi. Selain itu menyarankan kepada anak – anak dan istrinya untuk berhemat dalam pengeluaran sehari – hari.

NAMA KELOMPOK:
  1. Imam Hasanudin
  2. Joan Hadi G
  3. Sony Melosa

Rabu, 24 Maret 2010

tUgaS 3

1. 1. teori organisasi terbagi 3 yaitu :

a.) teori klasik : Teori klasik sendiri merupakan merupakan tinjauan tentang teori-teori umum dalam manajemen organisasi. Dan yang sering dikaitkan dengan sudut pandang klasikal adalah model organisasi birokratik. Teori organisasi secara sistematis baru dikembangkan pada tahun 1850 di sini timbul sesuatu pemikiran yang mempersoalkan bagaimana mengatur hubungan antara susunan organisasi itu dan mengatur cara bekerjanya sehingga dalam suatu organisasi dapat bekerja seefisien dan semaksimal mungkin.

b.) teori neo klasik : Titik tekanan teori neoklasik adalah pada 2 elemen pokok dlm organisasi: perilaku individu dan kelompok pekerja.

PERKEMBANGAN TEORI NEOKLASIK

Hugo Munsterberg
Munsterberg menekankan adanya perbedaan-perbedaan karakteristi individu dalam organisasi-organisasi. Sebagai tambahan Munsterberg mengingatkan adanya pengaruh faktor-faktor sosial dan budaya thd organisasi.

Percobaan Hawthorne
Percobaan Hawthorne merupakan kristalisasi teori neoklasik
Percobaan pertama: meneliti pengaruh perbedaan tingkat penerangan (cahaya) dalam pekerjaan thd produktivitas kerja atau efisiensi para karyawan.

Percobaan kedua: April 1927, percobaan ini melibatkan kelompok kecil pekerja, yang terdiri di enam orang gadis pekerja pada perakitan listrik.

Dari hasil penelitian: hubungan sosial atau manusiawi diantara peneliti dan penyelia lebih penting dlm menentukan produktivitas.

-fenomena organisasi informal: orang-orang yang bergabung menjadi suatu kelompok; kelompok alamiah yang terbentuk sbg hasil interaksi diantar para karyawan.
Faktor-faktor yang menentukan munculnya org. formal:

1. Lokasi
2. Jenis Pekerjaan
3. Minat (Interests)
4. Masalah-masalah khusus


c.) teori modern : Teori Organisasi modern memandang
semua unsur organisasi sebagai satu kesatuan. Sistem Terbuka = menyesuaikan diri
dengan perubahan-perubahan lingkungan.Teori Modern menekankan pada perpaduan dan perancangan, menyediakan pemenuhan suatu kebutuhan yang menyeluruh.Teori modern  bersifat terbuka (berdasarkan analisa konseptual, dan didasarkan data empiris, serta bersifat sintesa dan integratif.
Sistem terbuka pada hakikatnya merupakan
transformasi terdiri dari aliran informasi,
bahan, dan energi.
Sistem adalah sekelompok bagian-bagian
yang bekerja bersama-sama untuk melakukan
suatu maksud. Terdiri dari subsistem :
1. Tujuan
2. Manajerial
3. Teknis
4. Psikososial
5. Struktural

Rabu, 17 Maret 2010

tugas 2

1. Apakah seorang manajer dari suatu perusahaan kecil (katakanlah 25 karyawan) juga perlu menetapkan struktur organisasi ? Jelaskan pendapat saudara.
jawab:
Seorang manajer sangat perlu dalam menetapkan struktur organisasi. Tanpa adanya seorang manajer struktur organisasi tidak akan berjalan dengan lancar. Tugas seorang manajer sangat penting dalam mengelola suatu organisasi sebuah perusahaan dalam menyusun dan menata kelangsungan suatu perusahaan agar perusahaan tersebut dapat mendapatkan tujuan yang dicapai/diinginkan. Kerja seorang manajer adalah bagaimana struktur organisasi yang memberikan keuntungan bagi perusahaan.

2.Jabarkan masing-masing organisasi dimana anda pernah masuki ? dan apakah dari organisasi tersebut mempunyai dampak bagi kehidupan anda ? Jelaskan.
jawab:

Contoh dari organisasi yang pernah saya masuki adalah OSIS disekolah. Dalam organisasi ini saya menjadi seorang anggota. Dalam kegiatan seprti ini dapat memberikan dampak yang positif, contohnya adalah bila mempunyai suatu pendapat dapat disalurkan kepada setiap pengurus OSIS dan selanjutnya akan dipertimbangkan pendapat yang pantas dengan situasi atau lingkungan sekolah. Dengan cara berpendapat tersebut dapat mencapainya tujuan bersama yang akur dan tidak ada permusuhan. Dalam hal ini pendapat sangat penting dan dapat memberikan insipirasi bagi pengurus atau semua yang ada pada lingkungan sekitar sekolah.


3. Menurut saudara mana bentuk organisasi yang sehat dan sempurna ? Jelaskan.
jawab:

Organisasi yang sehat dan sempurna adalah dimana organisasi itu berdiri dengan adanya pengurus dan anggota yang mempunyai wawasan dalam mengelola peruhaan yang mereka bekerja. Seorang pengurus menyeleksi anggota-angota yang akan masuk dalam perusahaan tersebut dan akan ditempatkan dimana anggota-anggotanya yang pantas untuk menjalankan program perusahaan tersebut. Dengan begitu suatu perusahaan akan berjalan dengan lancar dan mencapai tujuan yang dicita-citakan.

TUGAS 1

1. Apakah seorang manajer dari suatu perusahaan kecil (katakanlah 25 karyawan) juga perlu menetapkan struktur organisasi ? Jelaskan pendapat saudara.
jawab:
Seorang manajer sangat perlu dalam menetapkan struktur organisasi. Tanpa adanya seorang manajer struktur organisasi tidak akan berjalan dengan lancar. Tugas seorang manajer sangat penting dalam mengelola suatu organisasi sebuah perusahaan dalam menyusun dan menata kelangsungan suatu perusahaan agar perusahaan tersebut dapat mendapatkan tujuan yang dicapai/diinginkan. Kerja seorang manajer adalah bagaimana struktur organisasi yang memberikan keuntungan bagi perusahaan.

2.Jabarkan masing-masing organisasi dimana anda pernah masuki ? dan apakah dari organisasi tersebut mempunyai dampak bagi kehidupan anda ? Jelaskan.
jawab:

Contoh dari organisasi yang pernah saya masuki adalah OSIS disekolah. Dalam organisasi ini saya menjadi seorang anggota. Dalam kegiatan seprti ini dapat memberikan dampak yang positif, contohnya adalah bila mempunyai suatu pendapat dapat disalurkan kepada setiap pengurus OSIS dan selanjutnya akan dipertimbangkan pendapat yang pantas dengan situasi atau lingkungan sekolah. Dengan cara berpendapat tersebut dapat mencapainya tujuan bersama yang akur dan tidak ada permusuhan. Dalam hal ini pendapat sangat penting dan dapat memberikan insipirasi bagi pengurus atau semua yang ada pada lingkungan sekitar sekolah.


3. Menurut saudara mana bentuk organisasi yang sehat dan sempurna ? Jelaskan.
jawab:

Organisasi yang sehat dan sempurna adalah dimana organisasi itu berdiri dengan adanya pengurus dan anggota yang mempunyai wawasan dalam mengelola peruhaan yang mereka bekerja. Seorang pengurus menyeleksi anggota-angota yang akan masuk dalam perusahaan tersebut dan akan ditempatkan dimana anggota-anggotanya yang pantas untuk menjalankan program perusahaan tersebut. Dengan begitu suatu perusahaan akan berjalan dengan lancar dan mencapai tujuan yang dicita-citakan.

-------------------------------------

skema hubungan timbal balik

Skema Hubungan Timbal Balik

Skema Hubungan Timbal Balik


dari gambar tersebut dapat disimpulkan bahwa organisasi dan tata kerja menejemen dapat berjalan dengan tepat sehingga bisa mencapai tujuan yang ditetapkan.

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

mengapa hubungan manajemen, tata kerja dan organisasi bersifat erat?

MANAJEMEN, ORGANISASI DAN TATA KERJA5

Eratnya hubungan atau hubungan timbal balik antara ketiga hal tersebut adalah sebagai berikut :

1. Manajemen: proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerja sama antar manusia.
2. Organisasi: alat bagi pencapaian tujuan tersebut dan alat bagi pengelompokkan kerja sama.
3. Tata Kerja: pola cara-cara bagaimana kegiatan dan kerja sama tersebut harus dilaksanakan sehingga tujuan tercapai secara efisien.

Dari konsep tersebut, jelaslah bahwa baik manajemen, organisasi maupun tata kerja ketiganya diarahkan kepada tercapainya tujuan

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Jelaskan hubungan manajemen dan tata kerja.

Tata Cara dan Hubungan Kerja. Tata cara dan hubungan kerja berperan selaku “peraturan permainan” bagi setiap anggota organisasi. Yang diatur terutama berkisar pada siapa bertugas melakukan apa dengan cara bagaimana dan dengan siapa pula ia harus bekerjasama. Apabila diperinci lebih lanjut, akan terlihat cakupan yang amat luas, seperti:

1. Pengaturan tentang jam kerja,
2. Tata krama berhubungan dengan rekan setingkat, dengan para bawahan dan dengan para atasan,
3. Tata kesopanan dalam menghadapi pihak luar yang berhubungan dengan organisasi,
4. Disiplin kerja dengan segala seginya,
5. Tata cara pelaporan, termasuk gaya bahasa yang dipergunakan,
6. Dan hal-hal lain yang sifatnya normatif.

Pentingnya ketaatan pada peraturan permainan (selama tidak bertentangan dengan syari’at yang telah ditetapkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala) dalam kehidupan organisasional akan lebih terlihat lagi apabila ditinjau dari sudut perilaku administratif. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab fungsional daripada suatu organisasi memerlukan kerja tim. Bahkan dapat dikatakan bahwa keberhasilan meningkatkan kesadaran bekerja secara tim berperan penting dalam produktifitas organisasi. Betapapun hebatnya para pemain di dalam organisasi, kegagalan jualah yang menjadi nasibnya apabila para pemain itu hanya mampu main sendiri. Kebolehan bermain secara individual mutlak perlu digabung karena totalitas kebolehan tim pasti lebih besar daripada jumlah kebolehan individual. Sudah barang tentu, di samping kebolehan individual dan tim itu, amat diperlukan kemauan untuk benar-benar taat kepada peraturan (yang tidak bertentangan dengan syari’at Allah Subhanahu wa Ta’ala) yang telah ditetapkan.

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

jelaskan mengapa O & M memainkan peranan yang sangat penting dlm proses manajemen

PENGERTIAN ORGANISASI DAN METODE1

Sebelum menguraikan pengertian organisasi dan metode secara lengkap, terlebih dahulu akan ditinjau secara sekilas arti dari kata organisasi dan metode.

Istilah organisasi dapat diartikan sebagai :

1. Wadah, yaitu sekelompok manusia untuk saling bekerja sama.
2. Proses, yaitu pengelompokan manusia dalam suatu kerja sama yang efisien.

Sedangkan istilah metode tersebut berarti suatu tata kerja yang dapat mencapai tujuan secara efisien.

Pengertian organisasi dan metode (secara lengkap) adalah rangkaian proses kegiatan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kegunaan segala sumber dan faktor yang menentukan bagi berhasilnya proses manajemen terutama dengan memperhatikan fungsi dan dinamika organisasi atau birokrasi dalam rangka mencapai tujuan yang sudah ditetapkan.

Dari pengertian tersebut terkandung beberapa maksud yaitu :

1. Organisasi dan metode merupakan kunci atau syarat pelaksanaan kerja yang setepat-tepatnya,
2. Organisasi dan metode penting bagi kegiatan manajemen,
1. Organisasi dan metode dapat memanfaatkan sumber-sumber dan waktu yang tersedia, dan
2. Organisasi dan metode berguna dalam meningkatkan efisiensi kerja untuk mencapai tujuan.

Dari uraian di atas terlihat jelas betapa eratnya hubungan antara manajemen, organisasi dan metode, bahkan sepertinya dapat dikatakan bahwa organisasi dan metode merupakan salah satu bidang pengkhususan dari manajemen.

Manajemen pada hakekatnya merupakan proses kegiatan seorang pimpinan (manager) yang harus dilakukan dengan mempergunakan cara-cara pemikiran yang rasional maupun praktis untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan melalui kerja sama dengan orang lain sebagai sumber tenaga kerja tanpa mengabaikan sumber-sumber yang lain dan waktu yang tersedia dengan cara yang setepat-tepatnya.